THE RELATIONSHIP Hubungan Pengetahuan Ibu Tentang Pola Pemberian Nutrisi Terhadap Kejadian Stunting Pada Balita di Kalurahan Sendangrejo, Minggir, Sleman, Yogyakarta
Abstrak
Latar belakang: Kejadian Stunting pada balita dalam masa golden periods perlu menjadi perhatian khusus karena dapat menghambat perkembangan fisik dan mental anak. Di Kalurahan Sendangrejo sendiri belum pernah dilakukan penelitian terkait hubungan pengetahuan ibu tentang pola pemberian nutrisi dengan kejadian stunting pada balita. Oleh karena, itu perlu dibuktikan dengan penelitian lebih lanjut tentang hubungan pengetahuan ibu tentang pola pemberian nutrisi dengan kejadian stunting pada balita.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu tentang pola pemberian nutrisi terhadap kejadian stunting pada balita di Desa Sendangrejo, Minggir, Sleman Yogyakarta.
Metode: Desain penelitian yang digunakan deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Penelitian dilaksanakan di di Desa Sendangrejo, Minggir, Sleman Yogyakarta dan dilaksanakan pada bulan Juli 2024 sampai Agustus 2024. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode non-probability sampling dengan teknik total sampling berjumlah berjumlah 64 responden. Sampel yang diambil adalah sebanyak 60 responden dikarenakan terdapat 4 responden yang sudah tidak ada di tempat atau sudah tidak menetap di kalurahan Sendangrejo.
Hasil: Hasil penelitian didapatkan bahwa sebagian besar ibu memiliki pengetahuan yang cukup sebanyak (63,3%) 38 orang. Sedangkan kejadian stunting pada anak balita berdasarkan TB/U didapatkan hasil balita stunting mengalami kondisi TB yang pendek 48 (80%) dengan Z-score. Hasil uji Spearman rho diperoleh p-value 0,880 (p-value > 0.05) maka tidak terdapat hubungan yang signifikan, lemah dan negatif antara pengetahuan ibu tentang pola pemberian nutrisi dengan kejadian stunting pada balita di Kalurahan Sedangrejo.
Simpulan: Tidak terdapat hubungan yang signifikan, lemah dan negatif antara pengetahuan ibu tentang pola pemberian nutrisi dengan kejadian stunting pada balita di Kalurahan Sedangrejo. Disarankan bagi peneliti selanjutnya untuk dapat menjadi refrensi, pendukung dan pembanding bagi perkembangan penelitian selanjutnya dengan factor lain pada stunting, yaitu kemiskinan, aspek sosial dan budaya, peningkatan risiko penyakit infeksi, kerawanan pangan, serta akses terhadap layanan kesehatan.
Kata kunci: pengetahuan ibu, pemberian nutrisi, stunting






