Hubungan Karakteristik Demografi dan Self-Determination dengan Kualitas Hidup Pasien Hemodialisa di Rumah Sakit Panti Rapih
Abstrak
Latar Belakang: Pasien gagal ginjal kronik (GGK) yang menjalani hemodialisa menghadapi berbagai tantangan fisik dan psikologis yang berdampak pada kualitas hidup mereka. Karakteristik demografi dan Self determination merupakan faktor penting yang mempengaruhi pengetahuan tentang hemodialisa, kepatuhan pengobatan, dan tingkat manajemen diri.
Tujuan : Mengetahui hubungan karakteristik demografi dan self determination dengan kualitas hidup pasien hemodialisa.
Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif non – eksperimental dengan menggunakan metode deskriptif korelasi. Jumlah sempel sebanyak 112 responden yang menjalani hemodialisa rutin dua kali perminggu pada bulan Juli di ruang hemodialisa Rumah Sakit Panti Rapih.
Hasil: Hasil penelitian ini mengidentifikasi bahwa mayoritas responden berjenis kelamin laki – laki (67,9%,), usia dewasa akhir (53,6%), tingkat pendidikan terakhir SMA (46,4%), tidak bekerja (47,3%), pendapatan ekonomi kelas menengah (38,4%), lama menjalani hemodialisa >2-5 tahun (66%), penyakit penyerta hipertensi (72,3%). Didapatkan responden mayoritas memiliki self determinasi yang tinggi sebesar (83%) dan kualitas hidup baik sebesar (49,1%). Tidak terdapat hubungan antara karakteristik demografi responden dengan self determination (p-value >0.05). Tidak terdapat hubungan karakteristik demografi dengan kualitas hidup, dan terdapat hubungan penyakit penyerta dengan kualitas hidup. Terdapat hubungan yang signifikan antara self determination dan kualitas hidup dengan nilai p – value (0,008).
Simpulan: Self-determination berhubungan secara segnifikan dengan kualitas hidup pasien hemodialisi. Perawat disarankan mengenalkan pasien hemodialisa untuk mengikuti komunitas pasien hemodialisa agar menimbulkan dukungan sosial tinggi dan dapat memperkuat tingkat self determination yang baik yang akan berdampak pada tingkat kualitas hidup yang baik.
Kata kunci: Karakteristik demografi, kualitas hidup, self-determination






