Pengaruh Terapi Genggam Jari Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Lansia Hipertensi di Komunitas Lansia Gereja St. Maria Ratu Rosari Gianyar Bali

  • Emerensiana Nona Benta Sero STIKes Panti Rapih Yogyakarta
  • Ag Sri Oktri Hastuti STIKes Panti Rapih Yogyakarta
  • Margaretha Kurniastuti STIKes Panti Rapih Yogyakarta
Kata Kunci: Hipertensi, Lansia, Terapi Genggam Jari

Abstrak

Latar Belakang: Hipertensi merupakan masalah kesehatan penting pada lansia secara global, termasuk di Indonesia. Strategi penanganan hipertensi pada lansia perlu mempertimbangkan sensitivitas mereka terhadap obat-obatan. Terapi non-farmakologis, seperti terapi genggam jari, menjadi alternatif yang menarik karena kesederhanaannya, sifatnya yang tidak invasif, dan kemampuannya untuk dilakukan tanpa bantuan terapis. Dalam komunitas lansia di Gereja Sta. Maria Ratu Rosari, hipertensi merupakan masalah kesehatan yang umum terjadi.

Tujuan: Penelitian ini mengeksplorasi dampak intervensi terapi genggam jari terhadap penurunan tekanan darah pada lansia di komunitas tersebut.

Metode: Kami melakukan studi kuasi-eksperimental dengan pendekatan pre-intervention dan post-intervention. Populasi penelitian terdiri dari lansia penderita hipertensi yang aktif di komunitas Gereja Sta. Maria Ratu Rosari, yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Terapi genggam jari diberikan secara rutin dalam periode tertentu. Data tekanan darah dikumpulkan sebelum dan sesudah intervensi untuk mengevaluasi efeknya. Analisis dilakukan menggunakan uji Wilcoxon.

Hasil: Hasil menunjukkan perbedaan rata-rata tekanan darah sebelum dan sesudah intervensi (p-value sistolik = 0,01; p-value diastolik = 0,22). Dari data hingga Oktober 2023, sebanyak 55 lansia hipertensi terlibat; tekanan darah sistolik turun dari 78,0mmHg menjadi 74,5mmHg dalam kelompok terapi genggam jari, sementara tekanan darah diastolik tidak mengalami perubahan signifikan (BP exponent = −0,068241; 0,097838).

Simpulan: Terapi genggam jari menunjukkan adanya penurunan tekanan darah sistolik pada lansia penderita hipertensi, namun tidak memberikan perubahan signifikan pada tekanan darah diastolik. Hal ini menunjukkan bahwa terapi genggam jari berpotensi digunakan sebagai intervensi non-farmakologis dalam pengelolaan hipertensi pada lansia.

Kata kunci: Hipertensi, Lansia, Terapi Genggam Jari

Diterbitkan
2026-03-30